September 20, 2009

Selamat Hari Lebaran.!

Idul Fitri, hari kemenangan bagi seluruh umat Islam di muka bumi..

Hari dimana kembali fitri, kembali ke fitrah awal manusia, bersih tanpa dosa..

Hari ajaib, dimana semua orang menjadi ingat terhadap kesalahan-kesalahannya terhadap orang lain..

Hari luar biasa, dimana semua orang menjadi sangat rendah hati untuk memulai minta maaf kepada setiap orang yang dia kenal..

Hari perayaan besar bagi seluruh umat Islam di dunia..

Semoga hari ini tetap menjadi hari yang mulia, bukan hanya menjadi hari formalitas bersalam-salaman dan berkata-kata..

Semoga hari ini tetap menjadi hari yang suci, bukan hanya menjadi hari selebrasi tanpa hati

Semoga kita dapat bertemu dengan ramadhan tahun depan, bertemu lebaran tahun depan..

“selamat Idul Fitri 1430H, mohon maaf lahir dan batin”

Mei 09, 2009

garis asimtot

Kesempurnaan adalah apa yang selalu dicari dalam kehidupan seorang manusia. Sudah menjadi lumrah kalau semua manusia akan selalu menginginkan yang terbaik, mencari kesempurnaan. Dan karena faktor inilah, yang membuat manusia menjadi makhluk yang unik, spesial. Dengan segala hasrat dan keinginannya untuk menjadi lebih baik, atau mendapatkan yang terbaik, peradaban manusia akan terus berkembang, entah sampai seperti apa. Yang jelas segala kecanggihan telekomunikasi, kemajuan dunia biomedik, penjelajahan luar angkasa, ataupun hal-hal mencengangkan lainnya, belum bisa memeberikan kepuasan pada manusia akan rasa lapar untuk mendapatkan yang lebih baik, kesempurnaan.

Jika kita lihat dengan lebih seksama. Semua hukum alam yang ada di dunia ini akan mengarah pada suatu titik, dimana semua kondisi memiliki tingkat energi yang paling rendah. Titik dimana tercipta suatu kondisi ideal. Dan keidealan adalah buah dari kesempurnaan.

‘Keidealan adalah suatu model yang akan terus kita pakai walau kita tahu hal itu tidak akan pernah terjadi’


Dan tentunya dalam realita, kita tidak akan pernah bertemu dengan satu titik pun yang dinamakan titik ideal. Kita selalu membutuhkan asumsi dan permisalan. Untuk memodelkan bahwa yang kita lihat, amati, lakukan, adalah suatu kondisi yang mendekati keidealan tersebut. Dan tentu saja dapat kita simpulkan bahwa jika tidak satu keidealan pun yang dapat dicapai oleh manusia, bagaimana mungkin manusia akan dapat mencapai sebuah titik yang dinamakan kesempurnaan.

Sama halnya dengan sebuah garis asimtot yang terdapat pada suatu grafik. Garis asimtot akan terus mendekati suatu garis sumbu, tanpa pernah menyinggung apalagi memotong garis sumbu tersebut (hal yang hanya akan terjadi pada suatu titik tidak hingga). Begitu pula dengan manusia, yang dapat kita lakukan adalah terus berusaha untuk mencapai suatu sumbu kesempurnaan, dengan kita sadari secara penuh bahwa kesempurnaan tersebut tidak akan pernah dapat kita capai. Karena sebenarnya kesempurnaan itu hanya akan kita capai pada suatu titik tidak hingga kita. Suatu titik yang di luar batas nalar, suatu titik yang dapat kita capai jika kita telah mencapai titik tidak hingga kita.

‘Kesempurnaan adalah suatu hal yang akan selalu kita tuju dengan harus kita sadari bahwa hal tersebut tidak akan pernah kita capai’

April 13, 2009

personality test

sbenernya ini hasil dari iseng2 dari tes kepribadian gitu..
(dapetnya juga dari temen yang udah nyoba duluan)

silahkan dibaca dan dicermati poin2 di bawah ini, he..


Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You are not looking merely for a girl/boyfriend - you are looking for your life partner. Perhaps you should be more open-minded about who you spend time with. The person you are looking for might hide their charm under their exterior.

Your readiness to commit to a relationship:
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.

The seriousness of your love:
You like to flirt and behave seductively. The opposite sex finds this very attractive, and that's why you'll always have admirers hanging off your arms. But how serious are you about choosing someone to be in a relationship with?

Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.

The right job for you:
You have plenty of dream jobs but have little chance of doing any of them if you don't focus on something in particular. You need to choose something and go for it to be happy and achieve success.

How do you view success:
You are confident that you will be successful in your chosen career and nothing will stop you from trying.

What are you most afraid of:
You are afraid of having no one to rely on in times of trouble. You don't ever want to be unable to take care of yourself. Independence is important to you.

Who is your true self:
You are full of energy and confidence. You are unpredictable, with moods changing as quickly as an ocean. You might occasionally be calm and still, but never for long.


gimana..??!!
silahkan dikomentarin yak, ^^..

*bwt yg ga terlalu kenal gw, ngarang2 jg gpp qo, he..

Maret 28, 2009

Ultramen

sbenernya gw udah nyitain ttg ini ke beberapa tmn gw..
sbenernya sih spontan aja muncul, tapi jadi pengen ditulis di sini
biar gw ga lupa 'n bisa baca2 lagi..

Teori Ultramen

bwt temen2 yg belum tw, ultramen tuh adalah pahlawan kebenaran yg selalu melindungi bumi dari serangan monster2, yg gw ga tw gimana, seneng banget nyatronin planet bumi kita tercinta.
nah, sang pahlawan kebenaran ini memiliki wujud raksasa, yang sebenarnya berasal dari planet lain, tapi menjelma sebagai manusia bumi juga (sbenernya gw rada lupa latarbelakang ultramen nyampe bumi gmn, klo salah tlg dikoreksi ya, he..).

dengan kekuatan super yang ultramen punya (dari tendangan, super, pukulan super, trus cahaya yg bisa keluar dari tangan ultramen), bumi selalu bisa dijaga dari monster2 yang hobi banget jalan2 ga da kerjaan di atas bumi.
dengan begini tentu aja, harusnya manusia di seluruh permukaan bumi (walaupun diceritain di film2nya, monster2nya cuma muncul di daerah jepang sih..) bisa merasa damai tentram sentosa, bebas dari ketakutan akan monster2.
tapi selayaknya semua jagoan ayang dimanapun di muka dunia (ato dicerita2 manapun yg ada), ultramen punya batasan yg tidak bisa dia abaikan. yaitu, dia hanya bisa bertarung membela kebenaran di bumi selama 3 menit! kalo batesan waktu 3 menitnya udah lewat, lampu yg ada didadanya ultramen (klo yg blm pernah ntn, ada lampu kecil di tengah dada ultramaen yg nyala berwarna ijo) bakal kedap-kedip merah menandakan waktu 3 menitnya di bumi udah lewat.
nah, setelah mencapai waktu kritis inilah, biasanya ultramen sang pembela kebenaran bakal (menurut pengamatan gw dalam ntn film2 ultramen) semakin jago, dan akhirnya bisa mengalahkan monster2 yang jadi lawan2nya.

dari deskripsi ttg kehebatan ultramen di atas, bisa kita ambil poin pentingnya, bahwa ultramen baru benar2 bisa ngerahin segenap kemampuannya, setelah waktu 3 menit dia punya di bumi udah abis (pas udah ada tanda lampu kedap-kedip merah).
lalu gw menyimpulkan gejala yang ditunjukkan oleh ultramen adalah gejala dari seorang yang terbiasa menjadi seorang deadliners!!
karena itu gw beranggapan bahwa ultramen yang selama ini sering menjadi tokoh pahlawan idola anak2, punya sisi buruk dalam membawa pengaruh mental deadliners kepada anak yang mengidolakannya.
mungkin karena itu pulalah, di indonesia (yg notabene cukup gandrung dengan film2 ultramen) terdapat banyak pelajar yang cukup akrab dengan kebiasaan sebagai deadliners. karena toh, tokoh kebanggaan yang mereka idolakan ternyata secara ga langsung memberi teladan seperti itu.


yah, segitu aja pemaparan teori ultramen yang gw temukan (dan mungkin banyak yg mikir, "ga penting nih si biko"). mudah2 bisa menjadi bahan pikiran, ato minimal selingan bacaan aja, he..

ps: sebenernya gw ga terlalu suka ama film2 ultramen, tapi nyatanya toh gw seorang deadliners jg, hehe..

Februari 25, 2009

normal??

akhir2 ni gw jadi sering bepikir dan membahas,
hidup normal sebagai mahasiswa tuh seperti apa sih??

1. apa kaya' jamannya masih tpb, yg kerjaannya;
dateng ke kampus,
kuliah,
maen bareng temen,
nyampah2,
ngobrol2,
ngeceng2,
praktikum,
jalan2,
ngerjain tugas,
kadang2 belajar,
bisa pulang ke kosan sebelum magrib.

2. ato kaya' sekarang, yg kegiatannya:
dateng ke kampus,
kuliah,
praktikum,
ngobrol2,
ngerjain tugas,
ini itu.
ini itu..
ini itu... (saking banyaknya ga bisa disebutin),
yang berdampak pulang ke kosan rata2 jam 11 malem
trus bagian jalan2, ngeceng2, maen2 bareng temen, udah hampir ga ada.

jadi yg normal tuh yang pertama,
ato yang kedua??

Februari 11, 2009

iseng-iseng

alasan:
sbenernya sih gw posting tulisan yg ini gara2, alamat blog gw diminta sari bwt ditaro di blogroll di blog kajian mtm.
jadi daripada nantinya ada orang yg buka blog ini dan merasa kecewa karena isinya tidak ada yang bermanfaat, gw berusaha menulis cerita (yg pernah gw baca tapi udah lupa gmn bentuk aslinya, dan skarang gw berusaha sedikit ngarang2) yg mudah2an sedikit bermanfaat, ^^..



-----------------------

Pada suatu hari Tuan Babi sedang berjalan-jalan di suatu kebun. Tuan Babi itu terlihat sedang berpikir keras sambil terus berjalan dengan tergesa-gesanya. Entah memang sudah kebiasaan atau bagaimana, tuan babi terus berjalan sambil melihat ke bawah (eh, crita ini ga ada hubungannya dengan crita anak babi dan anak kelinci ya..), yang karena terus melihat ke bawah, Tuan babi kemudian menabarak Tuan Kerbau.

"Waduh, kebetulan sekali Tuan Kerbau!"

"Halo Tuan Babi, ada apa?"

"Tuan kerbau, selama tadi berjalan aku terus berpikir. Kenapa terjadi ketidakadilan pada diriku?!"

"Ketidakadilan bagaimana?"

"Iya, tidak adil!"
"Aku ini Tuan Babi, semua tahu tentang kelezatan dagingku. seluruh bagian tubuhku bisa dimakan. Dari bagian kaki, hidung, perut, bahkan kupingku pun enak untuk dimakan."
"Dengan segala manfaat yang akan aku berikan saat aku mati, kenapa aku tidak lebih dihargai daripada kamu?"

"hmm, kenapa ya??"

"Tuh, kan, bahkan kamu sendiri saja tidak tahu alasannya."
"Memang tidak adil yang terjadi padaku ini!"

"Sebentar, sebentar.." "Mungkin aku tahu."

"Tahu apa Tuan Kerbau?!"

"Saat kau berkata akan memberikan banyak manfaat saat kau mati,
aku selalu berusaha memberikan manfaat saat aku masih hidup."
"Mungkin itu yang membuat aku sedikit lebih dihargai."

-----------------------------


nb:
haha, jadi lebih mirip dongeng anak kecil (yang gw karang dengan bahasa gw sendiri).
mudah2an bermanfaat bagi yang membaca, :)

Februari 10, 2009

segelas susu anget selesai mandi,
sambil dengerin musik di pagi hari..
mank udah yg paling okeh..!!

yang jadi hambatan cuma masalah bangun pagi,
dan juga karena saking asyiknya jadi molor2 bwt brangkat ke kampus, he..

yo' ke kampus,,
bwt masa depan yg lebih baik..!!!