(mungkin) Selamat Tinggal

Jengah di saat matahari di atas ubun-ubun

Merengsek dalam selimut tanggung yang tak menutupi kaki

Bergelut dalam kepadatan yang tak kunjung lewat

Nasi goreng hambar yang tak juga habis dimakan


Menimang kenangan saat berboncengan

Kelakar garing dengan penuh tawa

Obrolan lalu sampai lewat pukul 10 malam

Tanpa sapa hanya bergandengan tangan


Langit jingga telah berubah gelap

Para bocah telah kembali pulang ke rumah

Bis dalam kota melaju kencang ke pangkalan

Sang masa mungkin sudah lewat berhelat


Maka jangan salahkan saat titik terbersit di pipi

Saat kelam merenungi

Saat temaram memahami

Saat kala membantu membuat pergi


Menghela nafas panjang (mungkin) untuk mengakhiri

Membalik badan (mungkin) untuk merela diri

Melangkahkan kaki (mungkin) untuk memulai kembali




*(mungkin) Pada saatnya, kata dalam kurung harus dihilangkan

0 komentar:

 
oranggilajalanjalan © 2010 | Designed by Trucks, in collaboration with MW3, Broadway Tickets, and Distubed Tour